KEREAKTIFAN MOLEKUL SESBAGRANDIFLORAIN : KAJIAN TEORITIS

1.Abstract

Senyawa turunan benzofuran merupakan senyawa yang potensial dalam pengembangan therapeutic agents karena sifat bioaktifitasnya. Turunan benzofuran banyak ditemukan dari hasil isolasi bahan alam. Salah satu turunan benzofuran yang baru ditemukan dari tanaman asal Indonesia adalah sesbagrandiflorain A dan B yang berasl dari ekstraksi kulit batang tanaman Sesbania grandiflora (turi) menggunakan etil asetat. Untuk mengembangkan sesbagrandiflorain menjadi berbagai therapeutic agents yang potensial, kereaktifannya perlu diketahui terlebih dahulu. Adanya inti benzofuran pada molekul sesbagrandiflorain memungkinkan sesbagrandiflorain dapat mengalami reaksi substitusi nukleofilik, reduksi, oksidasi dan sikloadisi. Kajian kereaktifan sesbagrandiflorain dapat dilakukan secara teoritis menggunakan metode komputasi. Kereaktifan dapat diketahui dengan cara menghitung energi saat molekul berada dalam keadaan transisi. Kereaktifan sesbagrandiflorain dalam mengalami reaksi-reaksi tersebut ditinjau dari selisih energi saat molekul berada dalam keadaan transisi dengan energi pereaksinya (energi aktivasi). Semakin rendah energi aktivasi, maka diprediksi bahwa molekul sesbagrandiflorain reaktif terhadap reaksi tersebut. Optimasi geometri serta penentuan energi saat keadaan transisi seluruh spesi dilakukan mengunakan metode DFT dengan fungsional hybrid B3LYP dan basis set 6-311G(d).

2.Keywords
sesbagrandiflorain, kereaktifan, turunan benzofuran, DFT.
3.Objective

Tujuan dari penelitian yang akan dilakukan adalah memberikan informasi mengenai reaksi yang mungkin terjadi pada molekul sesbagrandiflorain sehingga mempermudah bidang penelitian lain dalam mengeksplorasi potensi sesbagandiflorain untuk dikembangkan menjadi molekul bermanfaat lainnya.

4.Methodology

1. Studi Pustaka
Studi pustaka yang akan dilakukan adalah menganalisis berbagai kemungkinan reaksi yang terjadi pada sesbagrandiflorain berdasarkan reaksi yang terjadi pada molekul sesbagrandiflorain. Selain itu, dilakukan juga kajian terhadap mekanisme reaksi pada molekul benzofuran yang telah diajukan oleh peneliti lain beserta rasionalisasinya sehingga reaksi yang paling mungkin terjadi pada molekul sesbagrandiflorain dapat diprediksi.
2. Optimasi Geometri
Optimasi geometri dilakukan dengan cara membuat input berupa z-matrix dan disesuaikan menjadi file input perhitungan dengan perangkat lunak GAMESS-US. Pada saat optimasi geometri, terjadi iterasi untuk menemukan kombinasi panjang ikatan, sudut ikatan dan sudut dihedral yang menghasilkan energi paling rendah dan mengulangi proses tesebut hingga konvergen.
3. Penentuan Keadaan Transisi
Struktur keadaan transisi molekul sesbagrandiflorain dibuat berdasarkan mekanisme suatu reaksi yang telah diketahui terjadi pada molekul benzofuran. Struktur reaktan yang digunakan adalah struktur hasil optimasi geometri. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi kereaktifan molekul sesbagrandiflorain pada suatu reaksi yang dapat terjadi pada molekul sesbagrandiflorain.
4. Analisis Kereaktifan Molekul Sesbagrandiflorain
Analisis kereaktifan molekul sesbagrandiflorain dilakukan dengan cara mengurutkan energi molekul saat keadaan transisi. Semakin tinggi selisih energi molekul pada keadaan transisi dengan energi reaktan, dapat dikatakan bahwa molekul sesbagrandiflorain semakin tidak reaktif terhadap reaksi tersebut. Hal ini disebabkan karena semakin tinggi energi aktivasi, maka molekul harus memiliki energi yang tinggi juga agar dapat bergerak ke arah reaktan.

5.Team

Dosen Pembimbing : Muhamad Abdulkadir Martoprawiro, Ph.D
Mahasiswa : Mita Nurhayati

6.Computation plan (required processor core hours, data storage, software, etc)

Processor core hours : 10000
data storage : 50GB
software : gamess-US

7.Source of funding
pribadi
8.Target/outputs
tesis, prosiding
9.Date of usage
01/08/2018 - 01/08/2019
10.Gpu usage
-
11.Supporting files
prop_1531353955.pdf
12.Created at
12/07/2018
13.Approval status
approved